Departemen Teknik Geodesi merupakan salah satu dari beberapa departemen di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang tahun 2021 mengajukan akreditasi internasional, yaitu The Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Salah satu kriteria umum yang disebutkan dalam penjelasan akreditasi internasional IABEE adalah Program Studi diharuskan untuk merancang kurikulum secara sistematis untuk memastikan terpenuhinya capaian pembelajaran. Selain itu mahasiswa dan dosen harus memahami capaian pembelajaran tersebut.

Sehubungan dengan pemenuhan kriteria yang ada di dalam akreditasi tersebut maka Teknik Geodesi menerapkan Kurikulum IABEE yang merupakan penyesuaian dari Kurikulum 2020 mulai pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022. Dalam proses penerapan kurikulum tersebut maka dilaksanakanlah kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai Kurikulum IABEE kepada mahasiswa agar lebih memahami mengenai kurikulum baru yang digunakan di Departemen Teknik Geodesi. Sosialisasi Kurikulum IABEE di Teknik Geodesi telah dilaksanakan secara daring kepada mahasiswa aktif melalui platform Microsoft Teams pada Sabtu, 7 Agustus 2021.

Ketua Departemen Teknik Geodesi sedang memberi penjelasan kepada mahasiswa mengenai perubahan kurikulum yang dilaksanakan mulai semester ganjil 2021/2022 ini

Kegiatan sosialisasi ini disampaikan oleh Ketua Departemen yaitu Bapak Dr. Yudo Prasetyo, S.T., M.T., Gugus Penjamin Mutu Departemen yaitu Bapak Abdi Sukmono, S.T., M.T., Bapak Moehammad Awaluddin, S.T., M.T., Bapak Dr. Yasser Wahyuddin, ST., MT., M.Sc. dan Dosen Pembina Kemahasiswaan Departemen Teknik Geodesi, yaitu Bapak Fauzi Janu Amarrohman, S.T., M.Eng., dan Bapak Nurhadi Bashit, S.T., M.Eng. Topik yang disampaikan adalah pentingnya penerapan kurikulum IABEE, konversi kurikulum 2017 ke kurikulum IABEE, startegi mahasiswa menghadapi kurikulum IABEE.

Paparan konversi Kurikulum 2017 ke Kurikulum IABEE

Selain penyampaian materi, kegiatan sosialisasi ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab antara pihak departemen dan mahasiswa. Kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam pengambilan mata kuliah dan strategi pembelajaran untuk menghadapi kurikulum baru. Penerapan Kurikulum IABEE di Teknik Geodesi merupakan langkah awal dalam strategi mewujudkan Universitas Diponegoro menjadi Wolrd Class University.